Merah itu Berhenti..

Apakah ada yang pernah mendapat selembar kertas pembawa sial diatas?
Hehehehe.. Kasihan sekali jika sudah,yah namanya juga apes kali y..tapi,Buset dah klo kita mendapat selembar kertas itu pasti sejuta rasa gondok..ribuan sumpah serapah dari A-Z kita ucapkan dalam hati kita.
Ya,itulah surat tilang pelanggaran lalu lintas di negara kita. Pelanggaran yang disebabkan oleh berbagai macam hal. Jujur saja sudah empat kali aku mendapat surat itu..hehehehe. Akan tetapi dalam postingan ini aku akan menceritakan pengalaman lucu bin konyol seputar tilang-menilang.
Kemarin malam sekitar jam 12,dalam perjalanan pulang ke kontrakan berhenti di Lampu Merah daerah Perempatan MM UGM. Karena lampu sedang menyala Merah makanya aku berhenti(yaiyalah^^). Namun,Tiba2 saja ada scene yang tak terduga terjadi..3 motor yang masing2 di naiki oleh 3 penumpang(dan gak pake Helm pula),menurut pengamatan sekilasq mrk adalah anak2 seumuran SMP melewati perempatan lampu merah ditempat aku berhenti tadi..Kebetulan disana juga ada pos Polisi Polsek Bulak Sumur sebagai pelengkap pengamanan perempatan vital daerah UGM itu yang setiap hari 24 Jam pasti ada Polisi yang jaga. Kontan saja,Para bocah2 ingusan yang beroncengan 3 tadi langsung di kejar oleh Polisi yang jaga disana. Apesnya,anak2 tadi dikejar oleh satu kompi polisi yang jaga Pos tersebut..Spontan para pengendara motor yang berada disebelahq termasuk aku langsung menyoraki Kejadian seru itu..ada yang tepuk tangan..Siul ngece..gaduh-riulah pokokna,he456X…
Duwh,sebenerna nyesel juga gak kurekam pake video hp kejadian barusan..dah keburu ijo sih lampunya..Dan entah gimana nasib krucil2 alias gerombolan bocah2 ingusan tadi..kasian.
Makana,mungkin Pelajaran yg kita dapat ketika Taman Kanak-kanak itu penting :
“MERAH ITU BERHENTI..”


